Siklon Tropis Senyar Picu Banjir Besar Aceh 2025
akirashibas.com- Banjir bandang dan longsor besar yang melanda Aceh (serta Sumatera Utara dan Sumatera Barat) sejak akhir November 2025
memang dipicu oleh curah hujan ekstrem tertinggi dalam 6 tahun terakhir, akibat pengaruh Siklon Tropis Senyar. Menurut BNPB dan BMKG,
curah hujan di Kabupaten Bireuen mencapai 418 mm dalam 24 jam—setara dengan curah hujan 4-5 bulan yang tumpah dalam satu malam—sehingga
menyebabkan banjir parah di wilayah pesisir timur Aceh.Hingga akhir Desember 2025 (data terbaru sekitar 25 Desember), total korban tewas secara
keseluruhan di Sumatra mencapai lebih dari 1.135 jiwa, dengan ratusan di antaranya dari Aceh (misalnya Aceh Utara saja sekitar 205 jiwa).
Puluhan hingga ratusan orang masih dilaporkan hilang pada puncak bencana, meski angka ini menurun seiring penemuan jenazah.
Operasi SAR (Search and Rescue) oleh tim gabungan BNPB, Basarnas, TNI-Polri, dan relawan terus berlangsung hingga kini,
fokus pada pencarian korban hilang dan evakuasi di daerah terisolasi.
Pemerintah pusat dan daerah sedang mempercepat pemulihan, termasuk:
Distribusi logistik masif (makanan, air bersih, obat-obatan).
Pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap).
Perbaikan infrastruktur (jalan, jembatan, fasilitas umum yang rusak ribuan unit).
Sayangnya, situasi memicu ketegangan sosial. Beberapa demonstrasi di lokasi seperti Lhokseumawe, Aceh Utara, dan sekitarnya berlangsung