Close

Ringkasan Bencana Banjir dan Longsor di Aceh

Ringkasan Bencana Banjir dan Longsor di Aceh
  • PublishedNovember 29, 2025

Indonesia races to evacuate Sumatra residents as flood deaths soar ...

akirashibas.com–Bencana banjir bandang dan longsor melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut),

dan Sumatera Barat (Sumbar), menyebabkan puluhan korban jiwa dan kerusakan parah. Korban tewas di Aceh mencapai 35 orang,

di Sumbar 23 orang, dengan potensi peningkatan karena evakuasi masih berlangsung. Banjir di Banda Aceh dan sekitarnya juga memicu

kekhawatiran lonjakan penyakit pasca-bencana, seperti diare dan infeksi. Pemerintah pusat telah mengirim bantuan seperti tenda, makanan,

obat-obatan, dan alat berat untuk pemulihan akses jalan serta listrik. Presiden Prabowo Subianto buka suara soal status darurat bencana nasional,

sambil mengkritik mark-up anggaran kementerian dan menyerukan pembersihan pejabat korup. Kementerian Kesehatan mengerahkan tim medis,

sementara organisasi seperti Dompet Dhuafa menyediakan air bersih dan makanan untuk korban. Pakar mendesak modifikasi cuaca untuk cegah bencana susulan.

 

Dampak per Wilayah

Aceh: Banjir dan longsor melanda beberapa kabupaten seperti Aceh Selatan, Aceh Tenggara, dan sekitar Banda Aceh. Korban tewas di sini mencapai puluhan,

dengan banyak akses jalan terputus. Pemerintah provinsi menetapkan status darurat bencana selama 14 hari mulai 28 November hingga 11 Desember 2025.

Sumatera Utara (Sumut): Wilayah seperti Tapanuli Utara dan sekitarnya terdampak parah. Korban jiwa terus bertambah, dengan banjir menyebabkan desa

terisolasi dan kerusakan rumah. BNPB melaporkan evakuasi masih berlangsung, dan hujan deras memperburuk situasi.

Sumatera Barat (Sumbar): Daerah Agam dan sekitarnya menjadi salah satu yang paling parah, dengan korban tewas mencapai 61 orang hingga pagi ini.

Longsor memutus jalan utama, dan banjir menyebabkan ratusan rumah rusak.

 

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *