Meta Akuisisi Startup AI Manus dari China Senilai $2 Miliar

akirashibas.com-Meta Platforms (perusahaan induk Facebook, Instagram, dan WhatsApp) baru saja mengumumkan akuisisi
startup AI Manus pada 30 Desember 2025. Manus adalah startup yang fokus pada pengembangan AI agent otonom (general-purpose agents)
yang bisa menjalankan tugas kompleks secara mandiri, seperti riset pasar, coding, analisis data, perencanaan liburan, hingga screening kandidat
kerja—dengan intervensi manusia minimal.
Detail Utama Akuisisi:
Nilai Kesepakatan: Tidak diungkap resmi, tapi sumber terpercaya seperti Bloomberg, Wall Street Journal,
dan Reuters melaporkan nilai lebih dari $2 miliar, bahkan ada yang menyebut hingga $2-3 miliar. Ini jadi salah satu akuisisi AI terbesar Meta tahun ini.
Latar Belakang Manus:
Awalnya berbasis di China (parent company: Butterfly Effect Technology di Beijing), tapi pindah
headquarters ke Singapura pertengahan 2025 untuk ekspansi global dan menghindari risiko geopolitik.
Sudah capai annual recurring revenue (ARR) > $100 juta dalam 8 bulan, dengan jutaan pengguna berbayar
(subscription $39-$199/bulan). Ini jarang untuk startup AI yang biasanya belum monetisasi kuat.
Alasan Meta Mengakuisisi:
Mempercepat pengembangan agentic AI (AI yang bisa bertindak mandiri) di produk Meta, seperti integrasi ke Meta AI, WhatsApp, Instagram, dan Facebook.
Bagian dari strategi besar Meta di AI tahun 2025: belanja infrastruktur $60-70 miliar, hiring agresif, dan akuisisi lain seperti Limitless (AI wearables) serta investasi di Scale AI.
Isu Geopolitik:
Karena akar China (backed oleh investor seperti Tencent, ZhenFund, HSG/ex-Sequoia China), ada kekhawatiran
dari AS soal keamanan dan kompetisi AI dengan China.
Meta tegas menyatakan: Tidak ada kepemilikan China lagi setelah akuisisi, operasi di China dihentikan, dan semua investor lama dibeli out.
Ini langkah untuk menghindari scrutiny dari regulator AS, mirip kasus TikTok.