Close

Edge AI dan Edge Computing

Edge AI dan Edge Computing
  • PublishedJanuari 1, 2026

Edge AI & Computing: Real-Time AI Power | Ultralytics

akirashibas.com-  Edge Computing adalah paradigma komputasi terdistribusi yang memproses

data lebih dekat dengan sumbernya (di “tepi” jaringan), seperti perangkat IoT, sensor, atau server lokal,

daripada mengirim semuanya ke pusat data cloud yang jauh. Tujuannya untuk mengurangi latensi

(keterlambatan), menghemat bandwidth, dan meningkatkan efisiensi.Edge AI adalah

penggabungan Edge Computing dengan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI).

Di sini, algoritma AI (seperti machine learning) dijalankan langsung di perangkat edge,

memungkinkan pemrosesan data secara real-time tanpa bergantung sepenuhnya pada cloud.

Model AI biasanya dilatih di cloud, lalu dideploy ke edge untuk inferensi (prediksi)

Edge AI and Vision for data automation and privacy What is edge computing? - Edge Impulse DocumentationUnderstanding Edge Computing Solutions - WiproUnderstanding Edge Computing Solutions - Wipro

Ilustrasi di atas menunjukkan perbedaan antara Edge Computing (pemrosesan lokal)
 
vs Cloud Computing (pemrosesan terpusat), serta arsitektur bagaimana Edge AI bekerja.
Edge AI vs Cloud AI: Understanding the Differences and BenefitsEdge AI v/s Cloud AI: Quick Guide for Decision Making
 
Keuntungan Edge AI & Computing

Latensi Rendah: Respons real-time, penting untuk aplikasi seperti kendaraan otonom atau robotika.

Privasi dan Keamanan: Data sensitif diproses lokal, tidak perlu dikirim ke cloud.

Hemat Bandwidth dan Biaya: Hanya data penting yang dikirim ke cloud.

Bekerja Offline: Tetap fungsi meski koneksi internet putus.

Efisiensi Energi: Cocok untuk perangkat baterai seperti smartphone atau sensor IoT.

contoh Aplikasi

Kendaraan Otonom: Deteksi objek dan keputusan menghindari tabrakan secara instan.

Kamera Keamanan: Deteksi wajah atau gerakan mencurigakan lokal.

Manufaktur/Pabrik Pintar: Pemantauan mesin real-time untuk prediksi kerusakan.

Kesehatan: Perangkat wearable yang analisis data vital tanpa cloud.

Smart City: Pengelolaan lalu lintas atau pengawasan lingkungan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *