Pengembangan Rudal Jelajah Bertenaga Nuklir 9M730
akirashibas.com–mengembangkan rudal jelajah interkontinental bernama 9M730 Burevestnik (disebut juga “Storm Petrel” dalam bahasa Rusia,
atau SSC-X-9 Skyfall menurut kode NATO). Ini adalah senjata strategis yang dirancang untuk membawa hulu ledak nuklir dan menggunakan propulsi
nuklir untuk mencapai jangkauan hampir tak terbatas, sambil terbang rendah untuk menghindari sistem pertahanan udara. Proyek ini pertama kali
diumumkan oleh Presiden Vladimir Putin pada Maret 2018 sebagai respons terhadap penarikan AS dari Perjanjian Anti-Balistik Rudal (ABM) tahun 2001,
dengan tujuan menciptakan senjata yang “tak terkalahkan” terhadap pertahanan rudal Barat.
Nama NATO: NATO menyebut rudal ini dengan nama sandi SSC-X-9 Skyfall [1, 2].
Fitur Utama: Fitur paling signifikan dari Burevestnik adalah sistem propulsi nuklirnya, yang secara teoritis memberinya jangkauan jelajah yang
hampir tidak terbatas, memungkinkannya tetap mengudara untuk waktu yang sangat lama dan mengitari bumi sebelum mencapai target [2].
Status Pengembangan: Rudal ini masih dalam tahap pengembangan dan pengujian. Proyek ini telah berjalan selama beberapa tahun
Tujuan Strategis: Presiden Rusia Vladimir Putin telah menyebut rudal ini sebagai bagian dari “senjata super” generasi baru Rusia
Kontroversi: Proyek ini kontroversial karena kompleksitas teknis dan kekhawatiran keselamatan, dengan beberapa pengamat menyebutnyag