Perkembangan Taksi Otonom Global 2025

akirashibas.com- Robotaxi atau taksi otonom telah mengalami kemajuan pesat pada tahun 2025, dengan layanan komersial
yang semakin meluas di Amerika Serikat, China, dan mulai merambah Timur Tengah serta rencana ekspansi ke Eropa dan Asia lainnya.
Industri ini didorong oleh perusahaan seperti Waymo (AS), Baidu Apollo Go (China), WeRide, Pony.ai, Tesla, dan Zoox.
Meskipun tantangan regulasi dan keselamatan masih ada, jumlah perjalanan berbayar meningkat signifikan, dengan proyeksi pasar global
mencapai miliaran dolar pada akhir dekade ini.Amerika Serikat (Pemimpin: Waymo)
Baidu Apollo Go mendominasi dengan lebih dari 17 juta perjalanan kumulatif secara global. Layanan fully driverless
beroperasi di banyak kota seperti Wuhan, Beijing, Shanghai, Guangzhou, dan Shenzhen. Armada mencapai ribuan kendaraan,
dengan profitabilitas per kendaraan di kota seperti Wuhan. Baidu telah mencapai 250.000+ perjalanan mingguan fully driverless.
WeRide dan Pony.ai juga aktif, dengan operasi fully driverless di Guangzhou dan Beijing. Perusahaan China seperti ini sedang ekspansi agresif ke luar negeri.
Timur Tengah (Hotspot Ekspansi China)Wilayah ini menjadi pusat uji coba karena regulasi lebih fleksibel dan cuaca stabil.
WeRide + Uber: Layanan fully driverless di Abu Dhabi (November 2025) dan Dubai (Desember 2025).
Baidu Apollo Go: Kerja sama untuk operasi di Abu Dhabi dan Dubai, rencana skalakan ke ribuan kendaraan.
Pony.ai dan lainnya juga aktif di UAE dan Saudi Arabia.
Eropa dan LainnyaBelum ada layanan komersial besar pada 2025, tapi persiapan intensif untuk 2026:
Baidu + Uber/Lyft: Uji coba di UK (termasuk London) mulai 2026.
Pony.ai + Bolt: Rencana integrasi di Eropa.
Waymo: Tes di Tokyo (Jepang) dan rencana ke London.
Singapura: Tes oleh WeRide dan Grab.
Jepang: Tes awal oleh Waymo di Tokyo.